Minggu, 21 Agustus 2011

TANTANGAN GLOBAL TERHADAP EKSISTENSI JATI DIRI BANGSA


           Globalisasi menghadrikan suatu tantangan baru bagi bangsa Indonesia. Tantangan ini bersifat global dan dapat mengancam eksistensi keberadaan jati diri bangsa Indonesia. Berikut ini kita akan mempelajari bentuk – bentuk tantangan global yang harus kita hadapi bersama.
1.       Guncangan Budaya (Cultural Shock)
Yang dimaksud dengan guncangan budaya atau cultural shock adalah ketidaksesuaian unsur – unsur yang saling berbeda sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan sosial yang tidak serasi fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan. Kadang – kadang ada unsur yang berubaj, sementara ada unsur lain yang tidak berubah atau tidak dapat menyesuaikan diri sehingga fungsinya terganggu. Keadaan demikian ini  dapat menyebabkan timbulnya suatu fungsi keadaan yang tidak seimbang dan tidak serasi dalam kehidupan.
2.       Ketertinggalan Budaya (Cultural Lag)
        Ogburn menyatakan bahwa ketertinggalan kebudayaan adalah pertumbuhan atau perubahan unsur kebudayaan yang mengalami perubahan tidak sama cepatnya, Ia berpendapat bahwa perubahan pada kebudayaan material cenderung lebih cepat dibandingkan dengan kebudayaan yang immaterial. Ketidakseimbangan perubahan antara kebudayaan material dan kebudayaan immaterial inilah yang disebut ketertinggalan kebudayaan.
Apabila ketidakseimbangan dapat segera dipulihkan kembali maka keadaan itu dinamakan sebagai proses penyesuaian (adjusment). Kalau tidak dapat menyesuaikan diri disebut dengan maladjusment. Selain guncangan budaya, masih ada dampak yang lain, yaitu sebagai berikut.
a.       Rasa gotong royong menipis
b.      Alkoholisme, bagi bangsa Indonesia yang hidup di alam tropis sebenarnya tidak terlalu membutuhkan minum – minuman yang mengandung alkohol.
c.       Bergesernya nilai dan norma bangsa Indonesia.
d.      Pengamalan agama terancam karena masuknya paham liberalisme dan komunisme merugikan jiwa religius bangsa Indonesia
e.       Hubungan kekeluargan menurun karena disibukkan pekerjaan  dan rekreasi ke tempat – tempat hiburan maupun wisata ke daerah atau negara lain.
f.       Lunturnya pemakaian dalam negeri.
g.      Kesenian tradisional kurang diminati golongan muda
h.      Menurunkan nilai dan norma sopan santun terhadap orang yang lebih tua dan kaum ibu karena kepentingan pribadi.
ANTISIPASI MEMUDARNYA JATI DIRI BANGSA
            Dengan munculnya era globalisasi yang mempunyai dampak negatif maka bangsa Indonesia perlu untuk mengantisipasinya, dengan cara berikut ini.
  1. 1.      Mempetebal ideologi dan rasa nasionalisme bangsa.
  2. 2.      Ilmu pengetahuan yang canggih harus diimbangi dengan iman dan takwa.
  3. 3.      Dalam bidang kesenian hendaknya ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.
  4. 4.      Masyarakat melalui RT dan RW hendaknya membudayakan adanya jam – jam belajar bagi anak sekolah.
  5. 5.      Setiap warga negara hendaknya lebih mencintai dan menyukai produksi dalam negeri.
  6. 6.      Kesenian dan budaya tradisional hendaknya tetap dilestarikan.
  7. 7.      Persatuan dan kesatuan hendaknya harus ditingkatkan.
  8. 8.      Lingkungan hidup harus dijaga kelestariannya. Apabila menebang hutan harus dibarengi dengan kegiatan penghijauan
  9. 9.      Dalam era globalisasi banyak budaya asing yang masuk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar